Anak Bodoh, Malas & Pecandu Games Ini Sekarang Menjadi Miliarder Termuda Di Singapore

10 Oktober 2017

|

Mens Republic

|

Success

-

Story

Adam Khoo Yean Ann atau yang akrab disapa Adam Khoo, merupakan sosok gentlemen yang penuh inspirasi. Kita bisa banyak belajar dari beliau dan yang pastinya kalian pasti kaget kalau membaca perjalanan hidup sosok gentlemen yang satu ini.

Keburukan Yang Membuat Dirinya Menjadi Anak Terburuk

Adam Khoo, anak dari sepasang suami istri Vince Khoo dan Betty L. Khoo – Kingsley, terlahir pada tanggal 8 April 1974 di Singapura. Sewaktu ia masih anak – anak, Adam Khoo terkenal sebagai penggemar berat games dan TV. Ia pun bisa menghabiskan waktunya berjam – jam bermain PS ataupun nonton TV. Karena kebiasaan buruknya tidak ingin belajar tersebut, tidak heran ia mendapatkan banyak nilai buruk . Dengan hal tersebut tentunya membuat ia semakin dibenci oleh gurunya yang bahkan dirinya juga dibenci oleh sekolahnya sendiri. Ia pun sempat di DO (Drop Out) dari sekolahnya, St. Stephen’s Primary School saat ia kelas 4 SD karena nilainya yang sangat buruk. Oleh karena itu, Adam Khoo dicap sebagai anak yang malas, bodoh, agak keterbelakang, dan tidak ada harapan.

Pernah Ditolak Berkali – Kali Masuk Sekolah

Ketika ia dikeluarkan oleh sekolahnya yang lalu, orang tuanya pun berusaha mencari sekolah – sekolah yang mau menerima Adam Khoo. Banyak sekali sekolah – sekolah menolak dirinya masuk karena nilainya yang sungguh buruk. Pada akhirnya, sekolah dasar bernama Ngee Ann Primary School, sebuah sekolah yang paling rendah di Singapura mau menerimanya. Setelah lulus SD, ketika Adam Khoo akan masuk SMP, ia sempat ditolak enam SMP terbaik disana karena nilai akademiknya yang sangat memprihatinkan. Namun akhirnya, ia diterima masuk sekolah bernama Ping Yi Secondary School, salah satu sekolah dengan peringkat terendah di Singapura yang dikelola oleh pemerintah.

Tobat Menjadi Orang Bodoh

Menginjak usia yang ke 13 tahun, akhirnya Adam Khoo dikirim oleh orang tuanya ke Super – Teen Program yang diajari oleh Ernest Wong, yang di sana menggunakan teknologi Accelerated Learning, Neuro Linguistic Programming (NLP), dan Whole Brain Learning. Sejak mengikuti les di sini secara perlahan kepercayaan diri dan keyakinan Adam Khoo berubah. Ia memiliki motivasi yang sangat kuat jika dirinya pasti yakin bahwa dia bisa sukses. Yang membuat dirinya menjadi percaya diri dan optimis ketika mendapatkan motivasi dan bimbingan dari Ernest Wong yang mengatakan, “Bahwa semua orang bisa menjadi jenius dan menjadi pemimpin walaupun awalnya goblok sekalipun. Satu – satunya hal yang bisa menghalangi seseorang adalah keyakinan yang salah, serta sikap yang selalu negatif”. Ternyata ungkapan tersebut mampu membangkitkan kepercayaan diri Adam Khoo. Selama ini, ia menyadari jika dirinya bodoh, karena dirinya merasa masih muda, naïf, dan menerima apa saja ketika mendengar kata – kata negatif dari orang lain.

Target Hidup Adam Khoo Semasa Muda

Untuk pertama kalinya dalam hidup Adam Khoo berani menentukan target – nya, salah satu target pertamanya yaitu mendapatkan nilai A semua. Untuk mencapai targetnya tersebut, ia mengawalinya dengan menentukan target jangka pendek. Target jangka pendek yang ia buat yaitu diterima masuk sekolah Vitoria Junior College, salah satu SMA terbaik di Singapura. Setelah membuat target jangka pendek tersebut, tujuan jangka panjang dari target Adam Khoo yaitu dengan target supaya bisa diterima kuliah di National University of Singapore dan harus menjadi murid terbaik di kampus terbaik di Singapura tersebut. Ketika kembali ke sekolahnya, ia langsung memulai target – targetnya dengan dimulai dengan take action. Salah satunya yaitu dengan menempel kata – kata motivasi yang digambar dengan tangan dia sendiri dan kemudian belajar menggunakan cara – cara belajar yang benar (yang selama ini tidak diajarkan di sekolah yang lain). Cara-cara tersebut yaitu menggunakan teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan kemudian menggunakan teknik yang disebut super memori. Yang mengejutkan, untuk pertama kalinya ketika ia ditanyai oleh gurunya di kelas, Adam Khoo selalu bisa menjawab dengan tepat.

Menjadi Top 10 Mahasiswa Paling Jenius Di Universitas Ternama

Secara bertahap, sekitar 3 bulan rata-rata nilai Adam Khoo di sekolah naik menjadi 70. Prestasi Adam Khoo terus berlanjut yaitu dalam waktu satu tahun, yang sebelumnya Adam Khoo hanya mendapatkan ranking terbawah, akhirnya ia mampu menduduki ranking ke – 18. Prestasinya terus meningkat karena ketika lulus SMP, ia mampu memperoleh ranking 1 dengan Nilai Ebtanas Murni A semua untuk 6 mata pelajaran yang diuji. Prestasinya tidak hanya berhenti di situ, karena pada waktu yang tidak begitu lama, ia juga diterima di Victoria Junior College dengan mendapatkan nilai A untuk tiga mata pelajaran favoritnya. Setelah lulus dari Victoria Junior College, akhirnya ia diterima juga di kampus National University of Singapore (NUS). Yang lebih memuaskan lagi, di kampusnya ia selalu menjadi juara di setiap tahunnya. Karena prestasinya tersebut, maka ia dimasukkan ke NUS Talent Development Program. Program ini hanya diberikan khusus kepada TOP 10 mahasiswa yang dianggap jenius di kampus tersebut. Dengan pencapaian yang luar biasa tersebut, tentunya bisa dikatakan jika target demi target yang dulu dibuat oleh Adam Khoo satu persatu telah tercapai.

Perjalanan dan Kesuksesan Karir Orang Yang Pernah Dianggap Bodoh

Pada usia 15, Adam Khoo membaca buku tentang "Bagaimana Menghasilkan Uang" seperti buku bisnis Donald Trump dan buku-buku Warren Buffett tentang teknik investasi. Saat masih di sekolah menengah, ia membentuk perusahaan disko mobile bersama teman-temannya, menggunakan rumah neneknya untuk menciptakan disko dan mendapat bayaran. Pada usia 16, dia mulai menginvestasikan sebagian besar waktunya dan uangnya untuk membaca dan menjalani sesi pelatihan di NLP (Neuro Linguistic Programming) di Amerika Serikat. Pada usia 17, ia menjadi motivator freelance dengan mengunjungi sekolah-sekolah di Singapura, membuat proposisi berani mengubah siswa terburuk sekitar tanpa biaya pada awalnya dan akhirnya, dia mulai mengenakan biaya $ 25 per siswa untuk latihan setengah hari. Setelah menyelesaikan Pelayanan Nasional di Angkatan Udara Republik Singapura pada usia 21, Adam Khoo melakukan kerjasama dengan tiga teman NUS (National University of Singapore) dan membangun sebuah perusahaan manajemen acara, Creatsoul Entertainment. Perusahaan yang dibangunnya mengadakan berbagai macam acara hiburan untuk klien seperti individu, perusahaan dan organisasi di NUS dan Nanyang Technological University (NTU). Kemudian perusahaannya teersebut didaftarkan kembali sebagai Event Gurus Pte Ltd, menjadi sebuah perusahaan manajemen acara.

Sukses Dan Menjadi Jutawan Pada Usia 23 Tahun

Pada 23, Adam Khoo memperoleh lisensinya di NLP di Seattle, Washington. Pada 24, dia menjadi pelatih di SuperTeen, menyelenggarakan kursus untuk organisasi seperti Chinese Development Assistance Council (CDAC), Association of Muslim Professionals (AMP), Nanyang Girls’ High School dan Universitas Pelita Harapan (UPH) di Jakarta. Pada saat berusia 25, ia melatih agen asuransi dan manajer pemasaran untuk menaikkan penjualan dan pada saat itu, ayahnya, Vince Khoo, yang memiliki agen periklanan Adcom, membeli semua mitra dan menawarkan kesempatan kepada Adam Khoo untuk menjalankannya. Dalam waktu tiga bulan, dia mengubahnya kerugian pada tahun 1998-1999 dengan meningkatan pitching menjadi 80% dengan keuntungan pada bulan pertama, dan terus meningkatkan margin sebesar 30%. Klien mereka termasuk AIA, Dumex, Mobil (hilang saat penggabungan Exxon), pusat pelangsingan Phillip Wain, Sobe Fresh Soya Milk, Tabasco, Heinz, Sinsin, Night Safar, Singapura dan MobileOne (M1). Pada usia 26, Khoo memperoleh jutaan pertamanya, dari memberikan pelatihan motivasi di sekolah dan perusahaan (yang paling menguntungkan, mendapatkan penghasilan sampai $ 1000 per jam), perusahaan hiburan dan investasi cerdik dalam ekuitas, unit trust dan properti.

Kunci Yang Membuat Adam Khoo Sukses

Memang tidak disangka yang dulunya saat anak – anak suka bermain games dan nonton TV berjam – jam serta dianggap orang – orang bahwa dirinya adalah anak bodoh, malas, agak keterbelakang, dan tidak ada harapan, tetapi dirinya telah sukses yang bahkan temannya yang seangkatan pas ia SD pun tidak sesukses dirinya. Dalam meraih kesuksesan, ia sendiri mengatakan bahwa ada 3 hal besar yang menjadi kunci kesuksesan, yaitu tujuan yang jelas, keyakinan yang benar dan kuat, dan aksi yang tepat. Ketiga hal tersebut merupakan hal sungguh tepat tetapi tidak semua orang melakukannya. Adam Khoo juga percaya bahwa setiap orang memiliki potensi penuh yang dapat meraih kesuksesan, “Saya percaya bahwa jika kamu memanfaatkan sepenuhnya potensi kamu mungkin tidak 100% tapi bahkan pada 70% kamu dapat mencapai hampir semua hal yang telah kamu tetapkan”

Motivasi Untuk Dirinya Sendiri

Meskipun Adam Khoo sudah sukses seperti sekarang, tentu saja ia juga memiliki banyak hal yang banyak sekali yang ia pikirkan dan itu pastinya membuat dirinya depressi sendiri dan sulit mendapatkan kebahagian untuknya sendiri. Oleh karena itu, ia memotivasi dirinya sendiri dengan kata – kata, “instead of achieving to be happy, we need to happily achieve”. Dengan hal itu, ia juga memotivasi seseorang dan merubah mindset orang bahwa untuk tidak meraih kebahagian melainkan mencapai sesuatu dengan senang. Dan dari situ pula ia sendiri lebih bahagia sekarang daripada dirinya yang dulu. Adam Khoo merupakan gentlemen yang mengajarkan kepada kita tetap cuek terhadap hinaan dan tertawaan orang – orang yang meremehkan target yang ditetapkan pada diri kita dan membalasnya dengan mencapai target kita dan prestasi yang memukau. Adam Khoo juga mengajarkan bahwa kita bisa berubah dan dapat mencapai apapun yang kita inginkan. Semoga bermanfaat Men!