Dulu Nakal Setengah Mati, Kini Ia Salah Satu Orang Terkaya Di Dunia

12 Sepember 2017

|

Mens Republic

|

Success

-

Story

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Mark Zuckerberg. Seorang pembuat dan pendiri Facebook yang sudah meraup uang belasan triliunan dalam usianya yang tergolong muda.

Meskipun gentlemen satu ini sudah sukses dan meraup uang belasan triliunan rupiah, ia pernah mengalami jatuh bangun dalam mendirikan usahanya tersebut.

Suka Mengutak – Atik Komputer Dari Muda

Sejak dari kecil, Zuckerberg memang sudah suka mengutak – atik komputer dan program komputer. Selain gemar mengutak – atik, ia juga suka belajar membuat program komputer. Saat ia kecil berumur 8 tahun, ayahnya membelikan komputer.

Program Awal Yang Dibuat

Saat ia bersekolah di sekolah menengah Philips Exeter Academy, ia dan temannya, D’Angelo, membuat plug – in untuk MP3 player Winamp. Plug – in yang dibuatnya berfungsi sebagai program computer yang bisa berinterkasi dengan aplikasi host seperti web browser atau email untuk keperluan tertentu. Mereka membuat program tersebut untuk menghimpun kesukaan orang terhadap aneka jenis lagu dan kemudian membuat playlist – nya sesuai selera mereka.

Perpisahaan Dengan Teman Sekaligus Rekannya

Saat melanjutkan sekolah keperguruan yang lebig tinggi, Zuckerberg dan D’Angelo, harus berpisah. Mereka yang telah membuat program Plug – in harus berpisah karena mereka melanjutkan keperguruan tinggi yang berbeda. D’Angelo yang melanjutkan sekolahnya ke Caltech sedangkan Zuckerberg melanjutkan sekolahnya ke Harvard.

Pernah Menjadi Pemberontak

Saat di Harvard, ia menemukan ide untuk membuat buku direktori mahasiswa online karena universtasnya tidak membagikan face book pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan. Namun setiap kali ia menawarkan diri untuk membuat direktori tersebut, Harvard menolaknya. Meskipun ditolak, ia pun mencari cara untuk mewujudkannya.

Saat tahun kedua ia kuliah di Harvard, Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard dan memasukannya kedalam website yang ia buat bernama Facemash. Sejumah foto mahasiswa terpampang di website itu. Selain itu, ia juga membumbuhkan kalimat yang meminta para pengunjungnya menentukan dari foto – foto yang paling “hot”.

Dalam tempo 4 jam sejak ia meluncurkan websitenya itu, tercatat sebanyak 450 orang mengunjungi Facemash dan sebanyak 22.000 foto mereka buka. Ketika Harvard mengetahuinya, koneksi internet pun diputuskan dari pihak Harvard dan Zuckerberg diperkarakan karena mencuri data. Meskipun ia telah meminta maaf kepada para mahasiswa yang fotonya dimasukkan ke dalam Facemash, Zuckerberg tidak merasa menyesali atas tindakannya tersebut.

Awal Berdirinya Facebook

Meskipun pernah menjadi pemberontak dan tindakannya telah diketahui, ia malah membuat website baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com). Website yang ia buat ini, ia luncurkan pada Februari 2004. Sasarannya tetap sebagai tempat pertemuan sesama mahasiswa Harvard.

Facebook Yang Sekarang

Facebook yang kita kenal sekarang sudah berbeda dengan Facebook yang awal dibuat oleh Zuckerberg. Sekarang Facebook berfungsi sebagai alat sosial untuk membantu orang berkomunikasi lebih efisien dengan rekan, keluarga, atau rekan kerjanya. Selain itu, Facebook juga menawarkan navigasi yang mudah bagi para penggunanya dan setiap pengguna dapat memajang fotonya, teman – temannya, network, dan melakukan hal lainnya seperti bisa berkirim pesan dan lain sebagainya.

Kesuksesan Mark Zuckerberg Dengan Facebook

Dengan banyaknya aplikasi yang bisa digunakan oleh anggotanya membuat Facebook digandrungi banyak orang. Sehingga saat ini sudah lebih dari 20.000 aplikasi dimasukkan ke dalam Facebook dan masih terus bertambah seiring waktunya. Setidaknya 140 aplikasi baru ditambahkan ke dalam Facebook setiap harinya dan 95% pemilik account Facebook telah menggunakan minimal satu aplikasi.

Dengan melesatnya bisnis Facebook itu membuat Zuckerberg berhasil menampung kekayaan yang luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan bahwa kekayaan Zuckerberg sendiri mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar 13,5 triliun rupiah.

Tetap Sederhana Meskipun Sudah Sukses

Meskipun Zuckerberg sudah sukses, memiliki uang triliunan, dan termasuk orang terkaya di dunia, ia tetap tampil dengan sederhana. Jika kita berpikir bahwa orang kaya selalu memakai pakaian mewah nan mahal, memiliki mobil mewah, dan sebagainya, berbeda dengan gentlemen satu ini. Ia tetap sederhana, dari segi pakaian hanya mengenakan celana jeans dan baju kaus.

Mark Zuckerberg merupakan gentlemen yang mengajarkan kita bahwa dengan kerja keras dan rajin pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik dan bisa mengubah hidup lebih baik. Dan selain sudah sukses kita tidak harus hidup mewah, baju mewah, dan sebagainya karena itu hanya akan membuat kita lupa diri akan siapa kita dulu sebenarnya. Semoga bermanfaat!